Selasa, 17 Januari 2012

SEJARAH KEPANDUAN DUNIA

Kelahiran Gerakan Kepanduan

Gerakan ini dimulai pada tahun 1907 ketika Robert Baden-Powell, seorang letnan jendral angkatan bersenjata Britania Raya, dan William Alexander Smith, pendiri Boy's Brigade, mengadakan perkemahan kepanduan pertama (dikenal sebagai jamboree) di Kepulauan Brownsea, Inggris.
Ide untuk mengadakan gerakan tersebut muncul ketika Baden-Powell dan pasukannya berjuang mempertahankan kota Mafeking, Afrika Selatan, dari serangan tentara Boer. Ketika itu, pasukannya kalah besar dibandingkan tentara Boer. Untuk mengakalinya, sekelompok pemuda dibentuk dan dilatih untuk menjadi tentara sukarela. Tugas utama mereka adalah membantu militer mempertahankan kota. Mereka mendapatkan tugas-tugas yang ringan tapi penting; misalnya mengantarkan pesan yang diberikan Baden-Powell ke seluruh anggota militer di kota tersebut. Pekerjaan itu dapat mereka selesaikan dengan baik sehingga pasukan Baden-Powell dapat mempertahankan kota Mafeking selama beberapa bulan. Sebagai penghargaan atas keberhasilan yang mereka dapatkan, setiap anggota tentara sukarela tersebut diberi sebuah lencana. Gambar dari lencana ini kemudian digunakan sebagai logo dari gerakan Pramuka internasional.
Keberhasilan Baden-Powell mempertahankan kota Mafeking membuatnya dianggap menjadi pahlawan. Dia kemudian menulis sebuah buku yang berjudul Aids to Scouting (ditulis tahun 1899), dan menjadi buku terlaris saat itu.
Pada tahun 1906, Ernest Thompson Seton mengirimkan Baden-Powell sebuah buku karyanya yang berjudul The Birchbark Roll of the Woodcraft Indians. Seton, seorang keturunan Inggris-Kanada yang tinggal di Amerika Serikat, sering mengadakan pertemuan dengan Baden-Powell dan menyusun rencana tentang suatu gerakan pemuda.
Pertemuannya dengan Seton tersebut mendorongnya untuk menulis kembali bukunya, Aids to Scouting, dengan versi baru yang diberi judul Boy's Patrols. Buku tersebut dimaksudkan sebagai buku petunjuk kepanduan bagi para pemuda ketika itu. Kemudian, untuk menguji ide-idenya, dia mengadakan sebuah perkemahan untuk 21 pemuda dari berbagai lapisan masyarakat selama seminggu penuh, dimulai pada tanggal 1 Agustus, di kepulauan Brownsea, Inggris. Metode organisasinya (sekarang dikenal dengan sistem patroli atau patrol system dalam bahasa Inggris) menjadi kunci dari pelatihan kepanduan yang dilakukannya. Sistem ini mengharuskan para pemuda untuk membentuk beberapa kelompok kecil, kemudian menunjuk salah satu di antara mereka untuk menjadi ketua kelompok tersebut.
Setelah bukunya diterbitkan dan perkemahan yang dilakukannya berjalan dengan sukses, Baden-Powell pergi untuk sebuah tur yang direncanakan oleh Arthur Pearson untuk mempromosikan pemikirannya ke seluruh Inggris. Dari pemikirannya tersebut, dibuatlah sebuah buku berjudul Scouting fo Boys, yang saat ini dikenal sebagai buku panduan kepramukaan (Boy Scout Handbook) edisi pertama.
Saat itu Baden-Powell mengharapkan bukunya dapat memberikan ide baru untuk beberapa oraganisasi pemuda yang telah ada. Tapi yang terjadi, beberapa pemuda malah membentuk sebuah organisasi baru dan meminta Baden-Powell menjadi pembimbing mereka. Ia pun setuju dan mulai mendorong mereka untuk belajar dan berlatih serta mengembangkan organisasi yang mereka dirikan tersebut.
Seiring dengan bertambahnya jumlah anggota, Baden-Powell semakin kesulitan membimbing mereka; Ia membutuhkan asisten untuk membantunya. Oleh karena itu, ia merencanakan untuk membentuk sebuah Pusat Pelatihan Kepemimpinan bagi Orang Dewasa (Adult Leadership Training Center). Pada tahun 1919, sebuah taman di dekat London dibeli sebagai lokasi pelatihan tersebut. Ia pun menulis buku baru yang berjudul Aids to Scoutmastership dan beberapa buku lainnya yang kemudian ia kumpulkan dan disatukan dalam buku berjudul Rovering to Success for Rover Scouts pada tahun 1922.
Sekalipun Gerakan Kepanduan didirikan Baden-Powell, tetapi ia banyak terinspirasi Frederick Russell Burnham, org Amerika yg membantu Inggris di Afsel. Burnham banyak belajar tehnik hidup di alam bebas dr ayahnya yg menjadi pastor di tempat penampungan (reservasi) orang Indian. Burnham yg sukses menghadapi beberapa perang pemberontakan Indian, lalu pergi ke Afsel & berkenalan dg Baden-Powell di Perang Boer. Dari Burnham lah Baden-Powell menyusun berbagai ketrampilan2 dasar yg diperlukan seorang Boy Scout (Pandu). Terinspirasi org Indian. Selanjutnya di Gerakan Kepanduan, Burnham diangkat sebagai “Kepala Suku” pertama dari gerakan yg didirikan Baden-Powell. scout is game

Perkembangan Gerakan Kepanduan

Tak lama setelah buku Scouting For Boys diterbitkan, Pramuka mulai dikenal di seluruh Inggris dan Irlandia. Gerakannya sendiri, secara perlahan tapi pasti, mulai dicoba dan diterapkan diseluruh wilayah kerajaan Inggris dan koloninya.
Unit kepanduan di luar wilayah kerajaan Inggris yang pertama diakui keberadaannya, dibentuk di Gilbraltar pada tahun 1908, yang kemudian diikuti oleh pembentukan unit lainnya di Malta. Kanada ialah koloni Inggris pertama yang mendapat izin dari kerajaan Inggris untuk mendirikan gerakan kepanduan, diikuti oleh Australia, Selandia Baru, dan Afrika Selatan. Chili ialah negara pertama diluar Inggris dan koloninya yang membentuk gerakan kepanduan. Parade Pramuka pertama diadakan di Crystal Palace, London pada tahun 1910. Parade tersebut menarik minat para remaja di Inggris. Tidak kurang dari 10.000 remaja putra dan putri tertarik untuk bergabung dalam kegiatan kepanduan. Pada 1910 Argentina, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, India, Meksiko, Belanda, Norwegia, Russia, Singapura, Swedia, dan Amerika Serikat tercatat telah memiliki organisasi kepramukaan.
Semenjak didirikan, Gerakan Pramuka yang memfokuskan program pada remaja usia 11-18 tahun telah mendapat respon yang menggembirakan, anggota bertambah dengan cepat. Kebutuhan program pun dengan sendirinya bertambah. Untuk memenuhi keinginan dan ketertarikan para generasi muda pada saat itu, gerakan pramuka menambah empat program dalam organisasinya untuk melebarkan lingkup keanggotaan gerakan pramuka. Keempat prpogram tersebut meliputi : Pendidikan Generasi Muda usia dini, Usia Remaja, pendidikan kepanduan putri, dan pendidikan kepemimpinan bagi pembina.
Program untuk golongan siaga, unit Satuan Karya, dan Penegak/pandega mulai disusun pada akhir tahun 1910 di beberapa negara. Terkadang, kegiatan kegiatan tersebut hanya berawal di tingkat lokal/ ranting yang dikelola dalam skala kecil, baru kemudian diakui dan diadopsi oleh kwartir nasional. Kasus serupa terjadi pada pendirian golongan siaga di Amerika Serikat, yang program golongan siaganya telah dimulai sejak 1911 di tingkat ranting namun belum mendapatkan pengakuan hingga 1930.
Sejak awal didirikannya gerakan kepanduan, para remaja putri telah mengisyaratkan besarnya minat mereka untuk bergabung. Untuk mengakomodasi minat tersebut, Agnes Baden Powell —adik dari bapak kepanduan sedunia, Robert Baden Powell,— pada tahun 1910 ditunjuk menjadi presiden organiasi kepanduan putri pertama di dunia. Agnes pada awalnya menamakan organisasi tersebut Rosebud, yang kemudian berganti menjadi Brownies (Girl Guide) pada 1914. Agnes mundur dari kursi presiden pada tahun 1917 dan digantikan oleh Olive Baden Powell, istri dari Lord Baden-Powell. Agnes tetap menjabat sebagai wakil presiden hingga ia meninggal pada usia 86 tahun. Pada waktu tersebut, kepanduan putri telah diposisikan sebagai unit terpisah dari kepanduan pria, hal tersebut dilakukan menimbang norma sosial yang berlaku saat tersebut. Pada era 90-an, Banyak organisasi kepanduan di dunia yang saling bekerjasama antara unit putra dan putri untuk memberikan pendidikan kepanduan.
Program awal bagi pendidikan pembina diadakan di London pada tahun 1910, dan di Yorkshire pada tahun 1911. Namun, Baden Powell menginginkan pendidikan tersebut dapat dipraktekkan semaksimal mungkin. Hal tersebut berarti bahwa dalam setiap pendidikan diperlukan praktek lapangan semisal berkemah. Hal ini membimbing pembentukan kursus Woodbadge. Akibat Perang Dunia I, pendidikan woodbadge bagi para pembina tertunda hingga tahun 1919. Pada tahun tersebut, diadakan kursus woodbadge pertama di Gilwell Park. Pada saat ini, pendidikan bagi pembina telah beragam dan memiliki cakupan yang luas. Beberapa pendidikan yang cukup terkenal bagi pembina, seperti Pendidikan dasar, Pendidikan spesifik golongan, hingga kursus Woodbadge.

Keanggotaan



1977 edition
Sampai tahun 2005, terdapat lebih dari 28 juta anggota terdaftar kepanduan putra dan 10 juta anggota terdaftar kepanduan putri di seluruh dunia dari 216 negara dan teritori berbeda.
Daftar 20 besar negara-negara dengan jumlah anggota pramuka terbesar:
Negara Keanggotaan [1][2] Tahun Berdiri
Kepanduan Putra Kepanduan Putri
Amerika Serikat 9,500,000 1910 1912
Indonesia 8,100,000 1912 1912
India 3,700,000 1909 1911
Filipina 2,600,000 1910 1918
Thailand 1,400,000 1911 1957
Britania Raya 1,000,000 1907 1909
Bangladesh 950,000 1920 1928
Pakistan 570,000 1909 1911
Kenya 420,000 1910 1920
Korea 280,000 1922 1946
Kanada 260,000 1908 1910
Jerman 260,000 1910 1912
Jepang 240,000 1913 1919
Italia 210,000 1912 1912
Nigeria 160,000 1915 1919
Polandia 160,000 1910 1910
Perancis 150,000 1910 1911
Belgia 150,000 1911 1915
Hong Kong 150,000 1914 1916
Malaysia 140,000 1911 1916

Minggu, 15 Januari 2012

SAKA PRAMUKA

Satuan Karya Pramuka (Saka) adalah wadah pendidikan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat dan pengalaman para pramuka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Satuan Karya diperuntukkan bagi para Pramuka Penggalang Terap, Pramuka Penegak dan Pandega, dan para pemuda usia 14-25 tahun dengan syarat khusus. Setiap Saka memiliki beberapa krida, dimana setiap Krida mengkususkan pada sub bidang ilmu tertentu yang dipelajari dalam Satuan karya tersebut. Setiap Krida memiliki SKK untuk TKK Khusus SAKA yang dapat diperoleh Pramuka yang bergabung dengan Krida tertentu di sebuah Saka. Satuan Karya juga memiliki kegiatan khusus yang disebut Perkemahan Bhakti (Perti) Satuan Karya.
Satuan Karya Pramuka saat ini ada 7, yang membidangi bidang tertentu. Ketujuh satuan karya tersebut ialah :
     Saka Dirgantara
Satuan Karya Pramuka Dirgantara adalah wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kedirgantaraan guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Ialah Satuan Karya yang membidangi bidang kedirgantaraan, umumnya saka ini hanya berada di wilayah yang memiliki potensi kedirgantaraan atau memiliki landasan udara.Pelatihan Pramuka Saka Dirgantara umumnya memperbantukan para profesional di bidang kedirgantaraan, TNI-AU pihak perusahaan penerbangan dan klub aeromodelling. Pelatihan biasanya diadakan di sebuah Pangkalan Udara tertentu.Saka Dirgantara meliputi 3 krida, yaitu :
  • Krida Olahraga Dirgantara (ORGIDA)
  • Krida Pengetahuan Dirgantara
  • Krida Jasa Kedirgantaraan

       Saka Bhayangkara
Satuan Karya Pramuka Bhayangkara adalah wadah kegiatan kebhayangkaraan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pembangunan nasional.Ialah Satuan Karya yang membidangi bidang kebhayangkaraan.Saka Bhayangkara ialah Satuan Karya terbesar dan paling berkembang di Indonesia.Saka Bhayangkara dapat dibentuk di hampir seluruh wilayah Kwartir di Indonesia, tidak terbatas pada suatu sumber daya atau kondisi alam.Dalam pelatihan Saka Bhayangkara, umumnya Gerakan Pramuka bekerjasama dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia dan terkadang memperbantukan pihak Dinas Pemadam Kebakaran.Biasanya Saka Bhayangkara berada dibawah pembinaan POLRI. Saka Bhayangkara meliputi 4 krida, yaitu :
  • Krida Ketertiban Masyarakat
  • Krida Lalu Lintas
  • Krida Pencegahan dan Penaggulangan Bencana
  • Krida Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPKP)
        Saka Bahari
Satuan Karya Pramuka Bahari adalah wadah bagi Pramuka yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa cinta dan menumbuhkan sikap hidup yang berorentasi kebaharian termasuk laut dan perairan dalam.Ialah Satuan Karya yang membidangi bidang Kelautan.Pembinaan Saka Bahari bekerjasama dengan pihak TNI-AL, Profesional di bidang Olahraga Air, Departemen Pariwisata dan Departemen Kelautan. Umumnya Saka Bahari hanya berada di wilayah yang memiliki potensi di bidang Bahari. Saka Bahari meliputi 4 krida, yaitu :
  • Krida Sumberdaya Bahari
  • Krida Jasa Bahari
  • Krida Wisata Bahari
  • Krida Reksa Bahari
    Saka Bhakti Husada
Satuan Karya Pramuka Bakti Husada adalah wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.Pembinaan Saka Bhakti Husada berada dibawah naungan Gerakan Pramuka yang bekerjsama dengan Departemen Kesehatan, Dinas Kesehatan, PMI, Rumah Sakit, dan juga Lembaga Kesehatan Profesional lainnya. Saka Bakti Husada meliputi 5 krida, yaitu :
  • Krida Bina Lingkungan Sehat
  • Krida Bina Keluarga Sehat
  • Krida Penanggulangan
Saka Kencana (Keluarga Berencana)

Satuan Karya Pramuka Kencana adalah wadah kegiatan dan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan praktis dan bakti masyarakat, dalam bidang Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan Pengembangan Kependudukan.Pembinaan Saka Kencana berada dibawah Gerakan Pramuka yang bekerjasama dengan Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Saka Kencana meliputi 4 krida, yaitu :
  • Krida Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB dan KR)
  • Krida Bina Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS dan PK)
  • Krida Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (Advokasi dan KIE)
  • Krida Bina Peran Serta Masyarakat (PSM).
Saka Taruna Bumi
Satuan Karya Pramuka Tarunabumi adalah wadah bagi para Pramuka untuk meningkatkan dan mengembangkan kepemimpinan, pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan para anggotanya, sehingga mereka dapat melaksanakan kegiatan nyata dan produktif serta bermanfaat dalam mendukung kegiatan pembangunan pertanian.Pembinaan Saka Taruna Bumi bekerjasama dengan Departemen Pertanian, Dinas Pertanian, LIPI, dan Lembaga Holtikultura. Saka Tarunabumi meliputi 5 krida, yaitu :
  • Krida Pertanian dan Tanaman Pangan
  • Krida Pertanian Tanaman Perkebunan
  • Krida Perikanan
  • Krida Peternakan
  • Krida Pertanian Tanaman Holtikultura.
    Saka Wanabhakti

Satuan Karya Pramuka Wanabakti adalah wadah bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk melaksanakan kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa tanggungjawab terhadap pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup.Pembinaan Saka Wanabhakti bekerjasama dengan Departemen Kehutanan , dan LSM Lingkungan Hidup/Lembaga Profesional terkait.Saka Wanabakti meliputi 4 (empat) krida, yaitu :
  • Krida Tata Wana
  • Krida Reksa Wana
  • Krida Bina Wana
  • Krida Guna Wana.

   Saka Wira Kartika



Satuan Karya Pramuka Wira Kartika adalah wadah bagi Pramuka untuk melaksanakan kegiatan yang bermanfaat dan bekerjasama dengan satuan TNI-AD. Dan dalam prakteknya Namun Demikian Saka Wira Kartika ini memiliki Program Pendidikan yang dibentuk dalam Satuan Krida antara Lain :
  • Krida Survival
  • Krida Pioneer
  • Krida Mountainering
  • Krida Navigasi Darat
  • Krida Bintal Juang
Selain kedelapan saka tersebut, terdapat pula saka-saka yang bersifat lokal, diantaranya
  • Saka Telematika, kerja sama Kwarda Jawa Barat dengan PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk
  • Saka PanduWisata, ada di jawa Tengah, fokus di kepariwisataan
  • Saka Bina Sosial, ada di Jawa Tengan
  • Saka Pustaka, ada di Purworejo, Jawa Tengah
Lantas, sejauh manakah realisasi itu semua? apakah eksistensi saka-saka itu sekedar "nama" tanpa tindakan? Pertama kita pahami hakikat membangun peradaban di Indonesia itu sendiri bahwa ada banyak aspek di dalamnya, seperti teknologi, sosial, pertanian, kelautan, ketahanan, pendidikan dll. Di sinilah metode Pramuka melalui Saka diterapkan dengan menjadikan Saka sebagai solusi atas kebutuhan dalam membangun peradaban Indonesia di bidang masing-masing. Dengan kata lain, pembentukan Saka sesuai dengan bidang peradaban yang perlu untuk dibangun di Indonesia ini.
Dalam kaitannya membangun peradaban Indonesia yang terdiri dari berbagai aspek/bidang, maka diperlukan pula peran pramuka sesuai dengan kecakapan/keahliannya masing-masing. Di sinilah konsep saka diterapkan dimana tiap saka yang ada tidak hanya untuk menyelesaikan permasalahan yang ada, tapi juga sebagai wahana untuk mengeksplotasi diri dan sakanya utnuk andil dalam membangun peradaban Indonesia.
Saka bhayangkara yang turut andil dalam penegakan tertib berlalu lintas tentunya memiliki ide-ide dalam mengembangkan tata tertib berlalu lintas yang aman dan efektif untuk diterapkan di Indonesia. Ataupun Saka Bakti Husada yang tidak hanya berperan sebagai unit bantuan penanganan korban bencana, tapi juga mampu mengadakan riset mengenai kesehatan yang tepat guna di Indonesia. Begitupun saka-saka lainnya. Maka perlu dipahami bahwa saka bisa menjadi ujung tombak dalam menerapkan kebermanfaatan Gerakan Pramuka Indonesia. Salah satu titik utamanya adalah kondisi di saka yang jangan sampai stagnan dan membosankan. Kreativitas anggota saka perlu dipacu agar dapat berkarya, sesuai namanya satuan "karya".

Satu Pramuka untuk Satu Indonesia merupakan kalimat yang sering didengungkan belakangan. Kita cermati bahwa Pramuka adalah suatu kesatuan yang terdiri dari berbagai keanekaragaman pemikiran, adat, latar belakang, namun itu bukan jadi alasan untuk memecah diri. Konsep saka dengan bidang masing-masing pun bukan berarti ada banyak Pramuka di Indonesia, sebaliknya saka-saka yang ada merupakan wujud kefleksibelan Pramuka dalam mengakomodasi kekuatan yang dimilikinya dengan tetap berpegang pada Prmauka itu sendiri sebagai dedikasi aktif untuk membangun peradaban sebuah negara, yaitu Indonesia, untuk menggapai kejayaannya.

sumber :pramukanet

MASIH ADAKAH SEMBOYAN BANGSA INI ?

ndonesia,itulah sebuah negara di Asia Tenggara yang kaya akan keanekaragaman agama, bahasa adat istiadat dsb. Jadi, pantaslah jika “Bhineka Tunggal Ika”dijadikan sebagai semboyan bangsa yang berperan sebagai pengikat perbedaan -perbedaan itu serta sebagai semboyan bangsa indonesia ini.
Timbul banyak pertanyaan dari berbagai kalang akhir-akhir ini. Bengapa harus Bhineka Tunggal Ika yang dijadikan semboyan bangsa ini? Karena jika dilihat dari pengertiannya adalah walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua.Atau kata lainnya, kita mempunyai visi dan misi yang sama untuk mewujudkan pembangunan nasional secara menyeluruh.
Sayang, itulahkata yang dilontarkan kbanyak kalangan akhir-akhir ini.padahal penerapannya hampir sama sekali tidak ada . sudah banyak contoh yang sangat jelas dalam kehidupan masyarakan bahwa mereka masih awam dan minim atas pemahaman hal tersebut,contohnya saja kemaren peristiwa di madura bentrok antar sesama islam sunni vs syi'ah dan masih banyak lagi peristiwa yang sangat miris dan menodahi semboyan kita . sekarang kita hanya bertanya - tanya mengapa hal tersebut terjadi ?
ada banyak faktor yang sangat mempengaruhi yang paling signifikan adalah faktor perbedaan idiologo , dan yang kedua bisa saja ketidak fahaman dalam menafsirkan dan menerapkan dari makna BHENEKA TUNGGAL IKA . dan yang terakhir yaitu pengaruh lingkungan sosial dan salah faham terhadap masalah yang terjadi di tengah masyarakat .

Oleh karena itu, biarkanlah warna merah putih merata dari Sabang sampai Merauke dan biarkanlah berkibar penuh wibawa di Nusantara ini dan senantiasa dihormati dunia.Mungkin para pendahulu kita yang yang berjuang demi kemerdekaan, tersenyum melihat estapet kemenangannya berkarya dalam segala hal dan arti BERANI dan SUCI yang terkandung dalam bendera merah putih,bisa menjadi motivasi bagi para pengisi kemerdekaan seperti kita ini.Sekali lagi, kepalkan tangan kalian secara serempak dan ucapkank kalimat “AKU ANAK INDONESIA”secara serempak.
Jadi, jangan lagi ada kesalahpahaman.Yuk!kita gali nilai tinggli dari sembotan negara kita,kita raih masa depan yang cemerlang menuju Indonesia yang hidup dengan rasa persatuan yang kuat dan dipimpin oleh seorang pemimpin yang bertanggung jawab terhadap seluruh warganya,begitupun sebaliknya dan tentunya kitapun harus berharap agar pesta demokrasi yang tak lama ini akan digelar dinegara ini menjadi pesta demokrasi yang membawa perubahan dalam segala aspek kehidupan, Amin…Ya…Rabbal alamin…!!!
Advertisement
    Advertisement

    ANAK INDONESIA KADER PENERUS BANGSA

     Indonesia sangatlah kaya akan aneka ragam baik dalam kebudayaan , keaneka ragaman hayati , keaneka ragaman hewani , dan kekayaan alam yang lainnya .yang Allah SWT keruniakan kepada kita , sampai - sampai jaman dahulu bayak bangsa - bangsa asing (kolonial , penjajah) berlomba - lomba mengeruk kekayaan bangsa ini .
     dan pada akhirnya bangsa kita ini ( Indonesia) memberanikan diri untuk melawan para penjajah ,dan memberanikan diri untuk memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia yang kaya ini dengan segenap jiwa dan raga para pejuang - pejuang ,baik dari kalangan petani ,kyai , bahkan para cendekiawan  dan para pelajar ,turut mengorbakan  darah mereka demi kejayaan Bumi Pertiwi ini .
    dan akhirnya sampai pada masa kita sekarang ini .dimana indonesia telah merdeka makmur dan sentausa namun masih banyak lagi PR yang harus kita hadapi untuk kemajuan bangsa ini . meski kita merdeka belum tentu kita sepenuhnya merdeka ,masih bayak dikotomi - dikotomi yang menghalangi kemerdekaan yang hakiki itu .contohnya sangat banyak seperti kerusuhan yang banyak terjadi akibat konflik agama , human trafick , tawuran antar plajar dan masih bayak di kehidupan sehari - hari .
    seharusnya kita sebagai bagsa ini kita harus malu pada para leluhur - leluhur kita yang gigih mempertahankan negara ini mereka melakukan semua ini dengan dengan hati yang ikhlas meski mereka tahu apa yang akan mereka hadapi di depan.
    sebagai bangsa yang kokoh ini dan bermartabat  ayolah...! kita sadar sebagai tunas bangsa ini dan sebagai estafet perjuangan bangsa ini ,marilah kita sadar dan hayati makna "BHENEKA TUNGGAL IKA " dan marilah kita saling menjaga kedaulatan bangsa ini agar jaya dan abadi .
    saya teringat kata bijak "bangsa ini adalah bangsa yang besar ,akan tetapi akan lebih besar lagi jika kita lebih mencintai Negara kita sendiri" mulai sekarang kita bersumpah pada Ibu pertiwi .sebagai anak bangsa indonesia kokohkan hati kita untuk sedia membela NKRI untuk HARGA MATI.
    salam pramuka.

    Selasa, 10 Januari 2012

    KEAJAIBAN SYUKUR


    Salam pramuka ……
    Dalam kehidupan sehari – hari kita secara tidak sadar Tuhan selalu memberikan keni’matannya serta karunia – karunianya yang sangat tak terhingga , contohya saja  ketika adik – adik pramuka menghadiri latihan disekolah dengan semangat dan selamat ketika perjalanan ,lah “hal tersebut yang sangat kita sering lupa bahwa Tuhan telah memberikan nikmatnya kepada kita “ lho kok bisa kak …. Lah ya bisa lah coba pikirkan gimana ayo kalau waktu di jalan kita ketabrak mobil ? tapi  kenyataannya kan kita selamat sampai sekolah .lah adik – adik itulah salah satu nikmat yang tuhan telah berikan kepada kita .
    Semestinya kita sebagai makhluknya kita wajib bersyukur – bersyukur dan terus bersyukur , lah caranya sangatlah gampang  dengan kita mengucapkan kalimat “ Allah terima kasih atas segala nikmat yang telah kau berikan pada ku pada hari ini  atau kalau tidak bisa pakai bahasa Indonesia monggo pakai bahasa daerah , “emangnya gag apa – apa toh kak ?.... ya gag apa- apa lah wong Allah SWT gag bodoh kok  Ia kan mempunyai sifat Aliman “ ( tuhan itu pintar )  jadi kan gag apa – apa toh !  tapi biar agak sedikit keren pakai “ Alhamdulillah “ buat umat islam lok untuk umat agama yang lainnya ya monggo pakai sesuai dengan agamanya sendiri .
    Temen – temen sekarang apa sich … keuntungan buat kita dalam menyukuri segala nikmat yang telah Allah berikan kepada kita  ? lah lok soal ini paling tidak kita sebagai mahluk ciptaannya kita menyukuri karunia yang allah berikan kepada kita , dan  sebagai perwujudan rasa cinta kita  kepada sang pencipta kita  sebagai mana perwujudan dasa darma yang pertama “TAQWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA “ serta temen – temen  manfaat yang paling istimewa .jika kita banyak bersyukur kepada Allah SWT ,maka Ia akan menambah karunia bagi kita sebagai mana dalam firmannya  intinya “bersyukurlah pada Ku maka aku akan menambah kenikmatan untuk mu .
    Maka dari itu ayo kita banyak – banyak bersyukur pada Allah SWT sebagai Tunas bangsa kita wajib menyukuri pemberian Tuhan kepada Bumi pertiwi yang sangat kaya . dengan apa kita menyukuri yaitu dengan menjaga dan merawat alam ini agar tetap lestari .
                                    Itu baru yang di namakan pramuka !

    Senin, 02 Januari 2012

    TEGAK PRESTASI V

    Tanggal 28 desember 2011 pramuka salafiyah mengikuti acara tegak prestasi yang di laksanakan oleh Racana Patirana dewi Rengganis Universitas Bondowoso meski cuaca agak gag mendukung tapi alhamdulillah anak -anak masih semangat dan tetep tegar meski dingin , perut keroncong tapi semangat masih tetep membara .
    alhamdulillah meski anak - anak pramuka salafiyah mesih baru berdiri tapi dengan ijin tuhan dan dengan ridho guru ,mereka masih tetep bisa mengibarkan bendera panji - panji salafiyah  .