Akhir - akhir ini pendidikan bangsa indonesia semakin miris banyak program - program dari pemerintah misalkan saja penerapan pendidikan berkarakter pada setiap jenjang pendidikan masih saja tetap begini dan begitu . marilah kita sejenak tengok potret pelajar bangsa indonesia sekarang kebanyakan kerjaannya tawurannn terus gag capek apa ?.
kali ini artikel ini sengaja kami buat agak melenceng dari sistematis bahasa indonesia .. biar agak sedikit merakyat heheheheheh. oke lanjut ....
coba perhatikan masak mereka tiap hari ,tiap pekan kerjaannya tawurannn mulu ,,, bner ne sumpah gag capek apa ... sekarang pikirinnn Tawuran VS Belajar ...... ! pasti lok siswa yang gag konyek pasti pilih Tawuran ,,, idih alasannya apa ............. alasanya keren bro gag tawuran gag keren bukan anak gaul .... padahal ya sobat kalo kita teliti lagi dengan cermat . gag ada untungnya adanya cuman kerusakan and gak tanggung - tanggung merenggut nyawa . lok sudah gtu mau di bawa kemana masa depan kita bro .....
sahabat pramuka ...............
yang di rahmati allahh...................................jama'ahhhhh...
heheheheh
inget bangsa indonesia sangat kaya akan ,budaya , sumber daya alam . namun satu yang mungkin terasa belum dimiliki oleh bangsa indonesia yaitu soal pendidikan .yang masih agak mau di blang ngambang tapi bisa juga di bilang kosong . lah sebagai penerus bangsa ayo jangan di isi dengan hal yang membauat bangsa ini semakin droop .....
tawuran boleh - boleh aja ... wong ham gag ngelarang toh ,,,,,tapi inget kata pak de " Tawuran bukan adu jotos tapi Adu Ilmu donk ". coba contoh tu pelajar SMK yang berhasil buat mobil ,,,,,....lah kan bagus toh bro ketimbang adu jotos .... betol toh ,,,,.... !
Jumat, 03 Februari 2012
STASIUN KERETA API BONDOWOSO
Bangunan yang satu ini memiliki sejarah penting bagi perjuangan Indonesia Umumnya Bondowoso
Khususnya, karena dari sinilah awal perjalanan para pahlawan gugur membela bangsa dan Negara dimana mereka secara bersama-sama di masukkan dalam satu gerbong , dan mereka dikenal sebagai Pahlawan Gerbong Maut. Hanya karena alasan ekonomi saja jalur transportasi dengan kereta Api ini tidak lagi beroperasi di Bondowoso , saya sendiri beberapa kali menikmati perjalanan via kereta api ini dengan jurusan Panarukan (Situbondo) sebagai tujuan akhir dan dilanjutkan dengan kendaraan Bus ke Wisata Pantai pasir putih. Meskipun tidak lagi diopersionalkan stasion ini masih cukup terawat. dan merupakan aset pemerintah kota bondowoso.
Bagian dalam Statiun :Station Bondowoso Tempo Doeloe :
PENDIDIKAN BERKARAKTER LEWAT PRAMUKA
Kondisi dinamika kebudayaan dan karakter
bangsa kita sekarang kini menjadi pandangan yang tajam oleh masyarakat.
Kondisi itu dapat dilihat dari berbagai aspek kehidupan, yang tertuang
dalam berbagai tulisan di media, wawancara, dan dialog di media
elektronik. Selain di media massa, para pemuka masyarakat, para ahli,
pengamat pendidikan, dan pengamat sosial berbicara mengenai persoalan
budaya dan karakter bangsa di berbagai forum seminar, baik pada tingkat
lokal, nasional, maupun internasional. Persoalan yang muncul di
masyarakat seperti korupsi, kekerasan, kejahatan seksual, perusakan,
perkelahian massa, kehidupan ekonomi yang konsumtif, kehidupan politik
yang tidak produktif, dan sebagainya menjadi topik pembahasan hangat di
media massa, seminar, dan di berbagai kesempatan lainnya. Berbagai
alternatif penyelesaian diajukan seperti melalui peraturan,
undang-undang, peningkatan upaya pelaksanaan dan penerapan hukum yang
lebih kuat.
Selain kondisi ini, banyak juga diangkat
dan dibicarakan untuk mengatasi, paling tidak mengurangi, masalah
budaya dan karakter bangsa yang dibicarakan itu adalah melalui
pendidikan. Pendidikan dianggap sebagai alternatif yang bersifat
preventif karena pendidikan membangun generasi baru bangsa yang lebih
baik. Sebagai alternatif yang bersifat preventif, pendidikan diharapkan
dapat mengembangkan kualitas generasi muda bangsa dalam berbagai aspek
yang dapat memperkecil dan mengurangi penyebab berbagai masalah budaya
dan karakter bangsa. Memang diakui bahwa hasil dari pendidikan akan
terlihat dampaknya dalam waktu yang relatif lama, tetapi memiliki daya
tahan dan dampak yang kuat di masyarakat. Kepedulian masyarakat mengenai
pendidikan budaya dan karakter bangsa telah pula menjadi kepedulian
pemerintah. Berbagai upaya pengembangan pendidikan budaya dan karakter
bangsa pun telah dilakukan
Pengertian Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa
Karakter bangsa Indonesia adalah
karakter yang dimiliki warga negara bangsa Indonesia berdasarkan
tindakan-tindakan yang dinilai sebagai suatu kebajikan berdasarkan nilai
yang berlaku di masyarakat dan bangsa Indonesia. Oleh karena itu,
Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa diarahkan pada upaya mengembangkan
nilai-nilai yang mendasari suatu kebajikan sehingga menjadi suatu
kepribadian diri warga negara. Pengembangan materi
Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa seperti : sikap empati, rasa
handarbeni, dijadikan sebagai dasar bagi tindakan dalam perilaku
kehidupan peserta didik sehari-hari merupakan persyaratan awal yang
mutlak untuk keberhasilan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa.
Proses pembelajaran Pendidikan Budaya
dan Karakter Bangsa dilaksanakan melalui proses belajar aktif. Sesuai
dengan prinsip pengembangan nilai harus dilakukan secara aktif oleh
peserta didik (dirinya sebagai subyek yang akan menerima kemudian
menjadikan nilai sebagai miliknya dan menjadikan nilai-nilai yang sudah
dipelajarinya sebagai dasar dalam setiap tindakan). Satu pepatah
mengatakan satu teladan lebih bijaksana dibanding seribu nasehat yang
hendaknya kita tulis di depan meja kerja masing-masing sebagai ingatan
dan peringatan kita untuk bertindak, sehingga kata-kata bijak itu tidak
hanya berfungsi sebagai pajangan indah di tempat-tempat umum yang
strategis. Artinya, pengembangan budaya dan karakter bangsa hanya
dapat dilakukan dalam suatu proses pendidikan yang tidak melepaskan
peserta didik dari lingkungan sosial, budaya masyarakat, dan budaya
bangsa. Pendidikan juga memiliki fungsi untuk mengembangkan nilai-nilai
budaya dan prestasi masa lalu menjadi nilai-nilai budaya bangsa yang
sesuai dengan kehidupan masa kini dan masa yang akan datang, serta
mengembangkan prestasi baru yang menjadi karakter baru bangsa. Oleh
karena itu, pendidikan budaya dan karakter bangsa merupakan inti dari
suatu proses pendidikan.
Implementasi
Pelaksanaan pendidikan budaya dan
karakter bangsa dilakukan melalui pengintegrasian ke dalam kegiatan
sehari-hari sekolah yaitu melalui hal-hal berikut, contohnya upacara
pada hari Senin, beribadah / sholat bersama , berdoa waktu mulai dan
selesai pelajaran, mengucap salam bila bertemu guru, tenaga
kependidikan, atau teman. Sedangkan contoh kegiatan yang harus
ditinggalkan seperti : membuang sampah tidak pada tempatnya,
berteriak-teriak sehingga mengganggu pihak lain, berkelahi, memalak,
berlaku tidak sopan, mencuri, berpakaian tidak senonoh, dan lain-lain.
Sedangkan sikap peserta didik yang baik perlu dipuji, misalnya:
memperoleh nilai tinggi, menolong orang lain, memperoleh prestasi dalam
olah raga atau kesenian, berani menentang atau mengoreksi perilaku teman
yang tidak terpuji, berpakaian rapi, datang tepat pada waktunya,
bekerja keras, bertutur kata sopan, penuh kasih sayang, perhatian
terhadap peserta didik, jujur, menjaga kebersihan dan lain-lain.
Pendidikan Pramuka sebagai Pendidikan Karakter
Pendidikan karakter memang harus
dilakukan sejak dini menanamkan nilai karakter buadaya pendidikan,
bahkan sejak dalam usia dini yang menurut pada ahli berada pada usia
lahir hingga 6 (enam) tahun, atau bisa disebut masa keemasan (the golden
age). Masa ini merupakan masa perkembangan dan pertumbuhan yang sangat
menentukan bagi anak, sekaligus masa kritis yang menentukan tahap
pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. Itu sebabnya pendidikan
karakter akan lebih tepat apabila dilakukan sejak dalam Pendidikan Anak
Usia Dini.
Berbagai aktifitas yang menyenangkan
dan menarik dapat menjadi bagian dari cara Gerakan Pramuka untuk
membentuk karakter diri individu. Pendidikan kepramukaan merupakan
proses pendidikan luar lingkungan sekolah dan di luar keluarga dalam
bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis
yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan
Metode Kepramukaan (PDK dan MK) yang sasaran akhirnya pembentukan watak.
Pramuka sebagai salah satu kegiatan
ekstra kurikuler di sekolah sangat relevan dengan pendidikan karakter
bangsa terbukti dengan kesamaan nilai-nilai pendidikan karakter dengan
nilai-nilai Dasa Dharma, sehingga sangat tepatlah bila lewat pramuka
pendidikan karakter dibentuk.
Gerakan Pramuka mengawali dengan
usia peserta didik 7 tahun hingga 25 tahun dengan sebutan anggota muda,
yang dibagi dalam golongan Pramuka Siaga (7-10), Pramuka Penggalang
(11-15), Pramuka Penegak (16-20) dan Pramuka Pandega (21-25). Pembagian
golongan berdasarkan perkembangan dan karakteristik baik baik fisik
maupun psikis.
Berikut ini nilai-nilai pendidikan
karakter : Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja keras, Kreatif,
Mandiri, Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta tanah
air, Menghargai prestasi, Bersahabat /Komunikasi, Cinta Damai, Gemar
Membaca ,Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, dan Tanggung Jawab.
Sedangkan nilai-nilai dalam Dasa Dharma
Pramuka meliputi : Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa; Cinta alam dan
kasih sayang sesama manusia, Patriot yang sopan dan ksatria; Patuh dan
suka bermusyawarah; Rela menolong dan tabah; Rajin, terampil, dan
gembira; Hemat, cermat, dan bersahaja; Disipilin, berani, dan setia;
Bertanggung jawab dan dapat dipercaya; Suci dalam pikiran, perkataan,
dan perbuatan.
Jika semua anggota Pramuka memahami itu
semua, insya Allah ia akan menjadi pribadi yang tangguh, bermanfaat bagi
diri sendiri, bangsa, dan negara.
(Sumber Berita :
http://dkcgowa.wordpress.com)
SAVE OUR FOREST
indonesia is rich of all sources of natural that is the legacy handed down from our ancestors. between the natural resources in Indonesia including the Forest that stretches from Sabang to Merauke.
when we talk about the vast forests once the discussion. have a lot of God given us through the forest, for example, just like any forest products from rattan that provide benefits for furniture and furnishings industry central household, and the results of the fruit - fruit that is very useful for vitamins and nutrients for our bodies.
Not only that if we Think again benefits from the forest itself is a lot sekali.diantaranya tenggal forests into place for us and for all flora and fauna, remember yore before jakarta metro politan city in the wake of our ancestors there where she lived? "in my woods." even today there are still human beings who live in the forest among the bedouin tribes, etc..
but how the present situation where the fate of our forests as if no more auspicious, worn and unkempt. Just an example there - here a lot of illegal logging Illegal logging alias for the purpose only benefit the stomach of a group. but they have not thought very little negative impact of these actions many kindergarten children can only tuh thinkers among them is the cause of flooding do not blame the district government because its water absorption system is not running optimally should we think is bijakkah our actions on nature?
therefore let us keep our forests as the lungs - the lungs of our world. with what we look after? There are many ways to achieve all that with us doing sedik movement of green and natural care for us, and do not forget do not let our land be purchased by investors from abroad, almost forgot to watch also the preservation of animals and plants while Indonesia rupiah value but do not want in exchange our natural resources with a bite of rice prices
when we talk about the vast forests once the discussion. have a lot of God given us through the forest, for example, just like any forest products from rattan that provide benefits for furniture and furnishings industry central household, and the results of the fruit - fruit that is very useful for vitamins and nutrients for our bodies.
Not only that if we Think again benefits from the forest itself is a lot sekali.diantaranya tenggal forests into place for us and for all flora and fauna, remember yore before jakarta metro politan city in the wake of our ancestors there where she lived? "in my woods." even today there are still human beings who live in the forest among the bedouin tribes, etc..
but how the present situation where the fate of our forests as if no more auspicious, worn and unkempt. Just an example there - here a lot of illegal logging Illegal logging alias for the purpose only benefit the stomach of a group. but they have not thought very little negative impact of these actions many kindergarten children can only tuh thinkers among them is the cause of flooding do not blame the district government because its water absorption system is not running optimally should we think is bijakkah our actions on nature?
therefore let us keep our forests as the lungs - the lungs of our world. with what we look after? There are many ways to achieve all that with us doing sedik movement of green and natural care for us, and do not forget do not let our land be purchased by investors from abroad, almost forgot to watch also the preservation of animals and plants while Indonesia rupiah value but do not want in exchange our natural resources with a bite of rice prices
AYO LINDUNGI HUTAN
Tanah air indonesia kaya akan segala sumber kekakayaan alamnya yang merupakan warisan turun temurun dari nenek moyang kita . diantara sumber kekayaan alam di indonesia diantaranya adalah Hutan yang membentang dari sabang sampai merauke .
kalau kita berbicara soal Hutan sangat luas sekali pembahasannya . sudah banyak yang Tuhan berikan kepada kita melalui hutan ,contohnya saja semisal saja hasil hutan dari Rotan yang memberikan manfaat bagi meubel dan sentral industri perabot rumah tanggan , dan hasil buah - buahan yang sangat bermanfaat bagi vitamin dan asupan gizi bagi tubuh kita .
Tidak hanya itu jika kita fikirkan lagi manfaat dari hutan itu sendiri banyak sekali.diantaranya adalah hutan menjadi tempat tenggal bagi kita serta bagi segenap flora dan fauna , ingat dahulu kala sebelum jakarta kota metro politan di bangun nenek moyang kita ada di mana tempat tinggalnya ? "di hutan kan ." bahkan sampai sekarang masih ada umat manusia yang tinggal di hutan di antaranya suku badui ,dll .
tapi bagai mana keadaan sekarang nasib hutan kita seakan tidak bertuah lagi , usang dan tak terawat . contohnya saja disana - disini banyak penebangan liar alias ilegal loging dengan tujuan hanya keuntungan perut suatu golongan . namun mereka tidak memikirkan sedikit saja dampak negatif dari perbuatan tersebut banyak sekali anak TK saja bisa mikir tuh di antaranya adalah penyebab banjir jangan salahkan pemkab karena sistem penyerapan airnya tidak berjalan optimal yang harus kita pikirkan adalah bijakkah tindakan kita pada alam ?
maka dari itu marilah kita jaga hutan kita sebagai paru - paru dunia kita . dengan apa kita menjaganya ? ada banyak cara untuk mewujudkan semua itu dengan kita melakukan sedik gerakan penghijauan dan merawat alam kita ,dan jangan lupa jangan biarkan tanah kita di beli oleh para investor dari luar negri , hampir lupa jaga juga kelestarian hewan dan tumbuhan indonesia meski bernilai rupiah tapi jangan mau di tukar kekayaan alam kita dengan harga sesuap nasi
kalau kita berbicara soal Hutan sangat luas sekali pembahasannya . sudah banyak yang Tuhan berikan kepada kita melalui hutan ,contohnya saja semisal saja hasil hutan dari Rotan yang memberikan manfaat bagi meubel dan sentral industri perabot rumah tanggan , dan hasil buah - buahan yang sangat bermanfaat bagi vitamin dan asupan gizi bagi tubuh kita .
Tidak hanya itu jika kita fikirkan lagi manfaat dari hutan itu sendiri banyak sekali.diantaranya adalah hutan menjadi tempat tenggal bagi kita serta bagi segenap flora dan fauna , ingat dahulu kala sebelum jakarta kota metro politan di bangun nenek moyang kita ada di mana tempat tinggalnya ? "di hutan kan ." bahkan sampai sekarang masih ada umat manusia yang tinggal di hutan di antaranya suku badui ,dll .
tapi bagai mana keadaan sekarang nasib hutan kita seakan tidak bertuah lagi , usang dan tak terawat . contohnya saja disana - disini banyak penebangan liar alias ilegal loging dengan tujuan hanya keuntungan perut suatu golongan . namun mereka tidak memikirkan sedikit saja dampak negatif dari perbuatan tersebut banyak sekali anak TK saja bisa mikir tuh di antaranya adalah penyebab banjir jangan salahkan pemkab karena sistem penyerapan airnya tidak berjalan optimal yang harus kita pikirkan adalah bijakkah tindakan kita pada alam ?
maka dari itu marilah kita jaga hutan kita sebagai paru - paru dunia kita . dengan apa kita menjaganya ? ada banyak cara untuk mewujudkan semua itu dengan kita melakukan sedik gerakan penghijauan dan merawat alam kita ,dan jangan lupa jangan biarkan tanah kita di beli oleh para investor dari luar negri , hampir lupa jaga juga kelestarian hewan dan tumbuhan indonesia meski bernilai rupiah tapi jangan mau di tukar kekayaan alam kita dengan harga sesuap nasi
GEJALA - GEJALA NARKOBA
Narkoba adalah alat pembunuh missal saat ini.Nah jadi kita harus tau bagaimana cara narkoba akan membunuh para penggunanya.
Berikut Gejala-gejala para pecandu,dan mungkin mengetahui disekitar kita terdapat Pecandu mungkin bisa melaporkan kepada Pihak terkait seperti Polisi,BNP,BNK atau pihak Seperti Ulama untuk dilakukan upaya lebih lanjut mungkin rehabilitasi.
Tidak gampang mengetahui apakah seseorang mulai memakai Narkoba atau tidak. Biasanya, pemakai akan berusaha semaksimal mungkin menyembunyikan perubahan yang terjadi pada tubuhnya. Terutama, ketika berhadapan dengan orang tua atau keluarga.
Menurut beberapa pecandu berat, mereka akan bertingkah laku sangat “bersih” dan “rapi” sehingga gejala-gejala ketagihan bisa disembunyikan. Tapi, itu tidak bisa bertahan lama. Diprediksi dalam jangka waktu enam bulan, gejala-gejala sebenarnya akan terlihat jelas.
Gejala Kecanduan
Psikiater Prof. DR. Dadang Hawari, yang mendalami persoalan zat adiktif, menuturkan, gejala-gejala yang harus diwaspadai dari seorang pecandu/pemakai zat adiktif, yaitu:
Tubuh makin kurus.
§ Sulit sekali diajak makan, karena perut terasa sakit. Kalaupun dipaksakan, kemungkinan besar akan dimuntahkan kembali.
§ Muncul kebiasaan-kebiasaan yang tidak konsisten. Beberapa sikap itu, antara lain tidur sampai siang dan bangun dalam keadaan segar. Sedangkan keesokan harinya, orang itu kelihatan sangat gelisah. Biasanya, bila malam hari sebelum tidur memakai putauw, ia bisa nyenyak sampai keesokan harinya. Sebaliknya, bila malam hari tidak memakai, keesokan harinya ia akan bangun pagi-pagi sekali. Tak hanya itu, yang dipikirkan adalah bagaimana cara mendapatkan putauw sebagai pemenuhan tuntutan tubuh.
Ketika seorang pecandu kekurangan dosis Narkoba, muncul gangguan-gangguan secara fisik dan kejiwaan. Adapun gangguan tersebut meliputi:
1. Terapi Rehabilitasi; berbentuk program untuk memulihkan atau menormalkan kembali perilaku para korban/pecandu narkoba. Dalam upaya ini, seluruh anggota keluarga korban memegang peranan yang sangat penting, oleh karenanya diharapkan turut berperan. Tritmen ini meliputi baik terapi tingkah laku (konseling, terapi kognitif, terapi sosial), terapi medis, terapi keagamaan atau kombinasi dari semua terapi.
2. Refresif; berbentuk tindakan hukum secara tegas. Terutama terhadap setiap pelaku penyalahgunaan atau peredaran gelap narkoba wajib dilaporkan ke aparat penegak hokum
JAdi udah tau khan….nah apalagii “say no to drugs” harus dari sekarang untuk TIDAK PADA NARKOBA
Berikut Gejala-gejala para pecandu,dan mungkin mengetahui disekitar kita terdapat Pecandu mungkin bisa melaporkan kepada Pihak terkait seperti Polisi,BNP,BNK atau pihak Seperti Ulama untuk dilakukan upaya lebih lanjut mungkin rehabilitasi.
Tidak gampang mengetahui apakah seseorang mulai memakai Narkoba atau tidak. Biasanya, pemakai akan berusaha semaksimal mungkin menyembunyikan perubahan yang terjadi pada tubuhnya. Terutama, ketika berhadapan dengan orang tua atau keluarga.
Menurut beberapa pecandu berat, mereka akan bertingkah laku sangat “bersih” dan “rapi” sehingga gejala-gejala ketagihan bisa disembunyikan. Tapi, itu tidak bisa bertahan lama. Diprediksi dalam jangka waktu enam bulan, gejala-gejala sebenarnya akan terlihat jelas.
Gejala Kecanduan
Psikiater Prof. DR. Dadang Hawari, yang mendalami persoalan zat adiktif, menuturkan, gejala-gejala yang harus diwaspadai dari seorang pecandu/pemakai zat adiktif, yaitu:
Tubuh makin kurus.
§ Sulit sekali diajak makan, karena perut terasa sakit. Kalaupun dipaksakan, kemungkinan besar akan dimuntahkan kembali.
§ Muncul kebiasaan-kebiasaan yang tidak konsisten. Beberapa sikap itu, antara lain tidur sampai siang dan bangun dalam keadaan segar. Sedangkan keesokan harinya, orang itu kelihatan sangat gelisah. Biasanya, bila malam hari sebelum tidur memakai putauw, ia bisa nyenyak sampai keesokan harinya. Sebaliknya, bila malam hari tidak memakai, keesokan harinya ia akan bangun pagi-pagi sekali. Tak hanya itu, yang dipikirkan adalah bagaimana cara mendapatkan putauw sebagai pemenuhan tuntutan tubuh.
- Mata terlihat redup, tidak cerah, seperti orang yang tidak tidur dalam waktu lama.
- Kelihatan kumal seperti belum mandi, padahal sudah mandi atau cuci muka.
- Terlihat sangat gelisah.
- Bertemperamen tinggi dan suka marah-marah.
- Sering menutupi tubuh rapat-rapat, sebagai cara menghindar dari terpaan angin dan udara dingin.
- Mengalami luka bernanah akibat bekas luka tusukan yang tidak tepat pada nadi.
- Melakukan tindakan kriminal, seperti mencuri, walaupun yang dicuri itu milik keluarga.
- Sering mengunci diri, karena tidak mungkin memakai putauw di tengah keramaian.
- Dalam keadaan diam atau bengong, salah satu bagian tubuh sering melakukan gerak refleks.
- Sering dihubungi orang yang tidak dikenal dan tidak jelas identitasnya.
- Kebiasaan baik yang dulu sering dilakukan, sekarang berubah seratus delapan puluh derajat. Perbuatan itu, misalnya, yang tadinya rajin sekolah, sekarang jadi sering bolos.
- Tak biasa punya utang, kini banyak hutang. Rajin beribadah, berubah menjadi orang yang malas, termasuk kini jadi berani melawan orang tua atau guru.
Ketika seorang pecandu kekurangan dosis Narkoba, muncul gangguan-gangguan secara fisik dan kejiwaan. Adapun gangguan tersebut meliputi:
- Tulang sekujur badan terasa sakit dan linu.
- Otot terasa kaku.
- Kepala seperti hendak pecah.
- Tenggorokan berisi cairan kental.
- Mata berair.
- Hidung berlendir seperti sedang flu.
- Terus menerus batuk.
- Sering menguap padahal tidak mengantuk.
- Bulu kuduk berdiri.
- Tekanan darah tinggi.
- Suhu tubuh jauh di atas normal.
- Perut terasa melilit.
- Mencret-mencret tidak terkendali.
- Menggigil kedinginan.
- Tidak berani menyentuh air.
- Menyembunyikan diri dari lingkungan keluarga.
1. Terapi Rehabilitasi; berbentuk program untuk memulihkan atau menormalkan kembali perilaku para korban/pecandu narkoba. Dalam upaya ini, seluruh anggota keluarga korban memegang peranan yang sangat penting, oleh karenanya diharapkan turut berperan. Tritmen ini meliputi baik terapi tingkah laku (konseling, terapi kognitif, terapi sosial), terapi medis, terapi keagamaan atau kombinasi dari semua terapi.
2. Refresif; berbentuk tindakan hukum secara tegas. Terutama terhadap setiap pelaku penyalahgunaan atau peredaran gelap narkoba wajib dilaporkan ke aparat penegak hokum
JAdi udah tau khan….nah apalagii “say no to drugs” harus dari sekarang untuk TIDAK PADA NARKOBA
Langganan:
Postingan (Atom)

